Wednesday, November 30, 2016

Bisnis Ikan KOI Dengan Budidaya KOI


Dalam menghadapi ekonomi yang serba sulit maka masyarakat kita di tuntut untuk terus berupaya untuk berinovasi dan mencari penghasilan tambahan. Penghasilan Tambahan yang dimaksud disini adalah penghasilan yang tidak menganggu aktifitas dalam kita melakukan pekerjaan rutin kita semisal berdagang, karyawan ataupun pehawai negeri sipil. Ada satu rekomendasi penghasilan tambahan yang bisa dilakukan dan prospek untuk kedepannya begitu cerah. Penghasilan tambahan melalui Budidaya koi. Selain menyenangkan, Budidaya Koi juga sangat mudah. Mudahnya Teknologi Budidaya yang kian berkembang dapat berjalan dengan baik apabila sikap kita tetap untuk berusaha terus berada pada pendirian dan berfikir secara positip. Penghasilan Tambahan tentang segala sesuatu jangan dianggap menjadi kendala ini sebenarnya adalah Anugerah Tuhan dimana setiap kesulitan pasti ada Kemudahan.  Jadi apabila kita masih bingung untuk menambah income pendapatan keluarga ada satu cara yaitu Budidaya KOI

Untuk menjadi sebagai pelaku usaha di bidang perikanan khususnya Budidaya Ikan ini pasti banyak Peluang peluang yang tetap bisa dijadikan sebagai acuan agar dalam berusaha di bidang perikanan ini tetap maju terus dan pantang menyerah. Budidaya Koi apabila di lakukan dengan sungguh sungguh dan menerapkan beberapa ilmu dari penyuluh perikanan bukan tidak mungkin budidaya koi akan menjadi Bisnis yang sangat menguntungkan.

Ada beberapa hal dalam kita akan memulai bisnis budidaya Ikan Koi. Antara lain :

- Jadikan budidaya Koi sebagai hobby

Pekerjaan apabila kita sudah di senangi maka pekerjaan itu akan terasa ringan. Ibarat kata dengan kita senang tanpa di bayar pun kita pasti akan melakukan nya. Keindahan dari ikan Koi mempunyai daya tarik tersendiri. Karena Ikan Koi masih menjadi primadona untuk ikan ikan hias yang di peruntukan dalam kolam kolam taman rumah.

- Bergaul atau berteman dengan pencinta Ikan Koi.

Bagiamana kita mau sayang apabila kita tak mengenal siapa pembeli dari hasil budidaya Koi Kita. Ikan koi berasal dari jepang dan kebanyakan ikan Koi di jadikan sebuah hiasan hiasan baik di aquarium , kolam taman maupun bisa juga kita gunakan untuk mengikuti lomba lomba Koi.
Di jepang sendiri memiliki sebuah ikan koi adalah suatu kemewahan dan kebanggan sendiri. semakin Indah Ikan Koi tersebut maka Harga Ikan Koi akan semakin mahal. Cukup menggiurkan tentang Bisnis Koi Ini.
Harga di pasaran indonesia masih tergolong murah untuk sepasang ikan Koi biasa di harga dengan harga bervariasi dari mulai puluhan ribu sampai jutaan, Yuh mulai sekarang mari kita menjadi pengusaha lewat Bisnis Koi. Siapa tahu kita menjadi eksportir Ikan Koi Ke negeri sakura/ Jepang.

Terima kasih semoga artikel sedikit ini bisa bermanfaat.  
 

Thursday, November 24, 2016

Teknik Lengkap Budidaya Belut Dalam Drum/Tong


Dalam melakukan budidaya belut bisa menggunakan kolam semen atau bisa memanfaatkan drum bekas sebagai pengganti kolam. Baik dengan kolam semen maupun kolam drum proses atau cara budidaya sama hanya media budidayanya saja yang berbeda.

Teknik Budidaya / Ternak Belut Dalam Drum

Kali ini saya shere tekhnik budidaya belut dalam drum. Inilah cara lengkap budidaya belut dengan media drum bekas.

1. Menyiapkan kolam budidaya belut

Metode ternak belut dengan drum tergolong dalam semi permanen. Selain menggunakan drum dalam budidaya belut secara semi permanen bisa juga memanfaatkan tong, kontainer plastic atau kolam terpal. Tentu saja dengan menggunakan drum tidak seawet menggunakan kolam tembok, jadi jika Anda serius ingin budidaya belut disarankan mengggunakan kolam semen/tanah (Permanen).

2. Penyiapan kolam dalam ternak belut

Memanfaatkan drum bekas tidak sulit, berikut ini langkah-langkanya :
• Bersihkan tong/ drum hingga bersih terutama pada bagian dalamnya.
• Buat lubang memanjang pada drum.
• Letakan drum pada tanah yang datar dan juga beri pengganjal pada kanan dan kiri agar drum tidak terguling.
• Buat saluran pembuangan di bawah tong.
• Buat peneduh dari sinar matahari agar belut tidak kepanasan.

3. Media Tumbuh Ternak Belut

Media tumbuh belut merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam budidaya belut. Dengan komposisi yang pas pada media tumbuh ini menentukan cepat atau lambat pertumbuhan belut di luar faktor pakan. Untuk kolam dari tong bekas menggunakan media berupa lumpur kering, kompos, jerami padi pupuk TSP, dan mikroorganisme stater.

Berikut ini tips membuat media tumbuh belut untuk kolam drum bekas:
• Dasar drum diberi lapisan jerami dengan ketebalan 50 cm.
• Siram jerami dengan mikroorganisma stater. Komposisi 1 liter per drum
• Beri lapisan kompos setinggi 5 cm, bisa juga menggunakan pupuk kandang atau tanah humus.
• Lapisan yang terakhir adalah lumpur kering yang sudah dicampur dengan pupuk TSP 5kg. Lapisan yang terakhir ini setinggi 25 cm.
• Masukkan air besih ke dalam drum setinggi 15 cm dan diamkan selama 2 minggu sebelum dimasukan belut karena harus melalui proses fermentasi dahulu.

4. Pemilihan Bibit Belut

Kolam drum beserta media tumbuh sudah siap tinggal kita masukan bibit belut, sebaiknya kita memilih bibit belut yang sehat, berikut ini beberapa kriteria bibit yang baik dalam budidaya belut :
• Pilih bibit belut yang memiliki ukuran yang seragam, hal ini bertujuan agar ketika waktu panen ukuran yang dihasilkan juga seragam sehingga dan juga mencegah terjadinya risiko kanibalisme atau saling memangsa
• Gerakannya aktif dan lincah, tidak loyo.
• Tidak cacat atau luka secara fisik.
• Bebas dari penyakit.
• Ukuran bibit belut kurang lebih panjang 10-12 cm.

5. Pemberian Pakan

Pemberian pakan yang cukup bisa mencegah terjadinya kanibalisme di budidaya belut. Untuk takaran disesuaikan dengan berat populasi belut. Paling aman diberi pakan sebanyak 5-20% dari bobot tubuh /hari
Pemberian pakan bisa pada sore karena belut biasa mencari mangsa di sore dan malam hari. Untuk pakan bisa diberi cacing, kecebong, ikan kecil maupun keong mas dan bekicot yang sudah dicacah kecil-kecil.

6. Panen Belut

Dalam satu drum bisa diberi bibit belut sebanyak 2 kg dan dengan ukuran bibit 10-12 cm bisa dipanen setelah 3-4 bulan,
Untuk harga bibit belut rata-rata panjangnya 6-11cm dipasaran djual sekitar Rp.55.000/ kg (isi 75-110 ekor/kg) sedangkan harga jual belut komsumsi 32.000/kg isi 3-5 ekor. Atau bila di pedesaan bisa mencari sendiri di pesawahan.

Demikian langkah-langkah dalam melakukan budidaya atau ternak pembesaran belut dengan memanfaatkan tong/drum plastik bekas.

Peluang Bisnis Ikan GUPPY


Ikan Guppy
Ikan guppy (Poecilia reticulate) merupakan  Jenis ikan asli wilayah Amerika Tengah dan Selatan. Jenis ini telah beradaptasi dengan shu iklim di wilayah tropis. Ikan ini sangat mudah beradaptasi sehingga penyebarannya bisa meluas ke seluruh bumi. Masuk ke Indonesia sekitar tahun 1920-an. Saat ini guppy bisa ditemukan dengan mudah di perairan air tawar di Indonesia. Masuk Indonesia karena jenis ikan ini termasuk ikan yang menarik dan indah. Dibawa oleh para pendatang dari luar negeri saat itu.

Tanpa diragukan lagi, ikan guppy adalah yang paling populer, paling dikagumi, berharga dan favorit menjadi petani, baik pemula, maju dan komersial. Tidak ada ikan akuarium yang memiliki banyak jenis selain ikan guppy. Tidak ada ikan di penangkaran telah dibesarkan dengan sukses dari dataran danau-danau, ikan biasa-biasa saja, dalam keadaan liar, dengan ratusan spesies ekor mewah berwarna-warni dan eksotis sekarang ada yaitu ikan guppy. Potensi besar ikan guppy masih jarang di budidayakan oleh para petani Indonesia. Padahal peluang pasar dalam negeri dan luar negeri masih sangat terbuka lebar

Ikan guppy merupakan jenis ikan hias air tawar yang gampang dibudidayakan. Bereproduksi secara internal dengan melahirkan anak. Guppy kawin dengan memasukan organ gondopodium yang berada pada sirip anal ke dalam organ telur betina. Ikan betina mempunyai kemampuan untuk menyimpan sperma dalam tubuhnya. Sehinga bisa hamil hingga 3 kali dalam satu kali perkawinan. Jarak antar kehamilan berlangsung 1-5 minggu. Seekor indukan betina dapat menghasilkan sekitar 30-100 burayak dalam satu kali kelahiran.

Banyak penggemar sudah mulai melakukan budidaya ikan guppy hanya untuk bersenang-senang, dan sekarang telah menemukan jati diri mereka dan benar-benar terpesona akan keindahan ikan guppy, melalui pembiakan selektif, mereka telah mengembangkan berbagai ikan mewah dan benar-benar unik. Bukan hanya mewah dan unik, ikan guppy juga telah menjamur dengan adanya komunitas komunitas pencinta ikan guppy di indonesia.

Guppy adalah ikan yang mudah berkembang biak. Habitat ikan guppy asli di danau dan sungai air yang tenang. Ikan ini juga dapat bertahan hidup di air payau yang memiliki kandungan garam tinggi. Ikan guppy lalu pergi ke alam liar dan berkembang biak dengan cepat. Ikan Guppy dapat ditemukan di hampir semua air tawar di Indonesia. Guppy Ikan populer sebagai ikan akuarium karena keindahan warna dan bentuk sirip. Terutama ikan jantan, karena hanya jantan yang memiliki sirip yang indah. Sedangkan ikan betina cenderung tikar dan kusam. Sama seperti ikan cupang.

Budidaya ikan Guppy tidak memerlukan infrastruktur yang mahal. Cukup dengan peralatan sederhana, kita dapat melakukan perkembangbiakan ikan ini. Berikut ini Adalah Langkah-Langkah Budidaya Ikan Guppy.

1. Peralatan budidaya ikan guppy

Peralatan yang dibutuhkan untuk budidaya ikan guppy, antara lain :
1. wadah / tempat,
2. Aerator
3. Tanaman air.

Wadah untuk akuarium pemijahan ikan guppy bisa, seperti semen, atau bak plastik dan akuarium kaca. Wadah atau tempat yang diperlukan untuk budidaya ikan guppy setidaknya empat fungsi, yaitu :
1. Pemisahan indukan 2 tempat,
2. Pemijahan 1 tempat dilakunya perkawinan,
3. Penetasan 1 tempat untuk penetasan,
4. Pembibitan 1 peliharaan larva.

Ukuran luas wadah dapat bervariasi budidaya ikan guppy, disesuaikan dengan jumlah ikan yang akan dibudidayakan. Sedangkan ketinggian wadah minimal 30 cm, kecuali untuk tempat pembibitandiperlukan lebih tinggi dari 50 cm.

2. Pemilihan Indukan

Perbedaan jantan dan betina dapat dilihat dari penampilan fisiknya. betina guppy ikan bentuk lebih bulat dengan warna yang cenderung kusam dan tidak memiliki sirip yang menjumbai. Sementara ikan jantan memiliki warna yang kontras dan bercahaya, tubuh lebih langsing dengan sirip menjumbai. Betina ukuran tubuh ikan yang umumnya lebih besar daripada pejantan. Indukan siap untuk pemijahan setidaknya usia 4 bulan. Warna dan bentuk ikan guppy sangat ditentukan oleh faktor genetik. Untuk mendapatkan hasil yang baik Pilih indukan unggul. Petani juga dapat mencoba untuk memilih indukan guppy yang ideal untuk mendapatkan keturunan yang lebih baik.

3. Pemisahan Indukan

Sebelum pemijahan, pejantan dan betina dipisahkan terlebih dahulu. pejantan dan betina ikan guppy ditempatkan dalam wadah yang terpisah. Wadah diisi dengan air dan diganti setiap 1-3 hari. Pergantian air tidak perlu semua, hanya menghabiskan sepertiga dari air dan tambahkan air baru. Berbeda dengan proses Perkawinan pada umumnya, pemisahan dilakukan sambil diberi makan yang bermutu tinggi dengan tujuan untuk mendapatkan banyak sperma untuk pembuahan. Berikan makanan seperti daphnia atau moina sebanyak 2 X sehari. Hal ini memungkinkan percepatan bila proses pemijahan berlansung.

4. Proses Pemijahan

Sebelum pemijahan berlangsung kita harus menyiapkan wadah terlebih dahulu, wadah pemijahan diisi dengan air bersih yang telah diendapkan minimal 24 jam. Air hingga kedalaman 25 cm pemijahan. Pemijahan padat penebaran wadah tidak lebih dari 30 individu / 100 liter air. Untuk ukuran akuarium lebar 1 x 0,5 meter, cukup untuk menampung 10 pejantan dan 20 betina ikan guppy. Jika memungkinkan menyediakan tanaman air seperti hydrilla untuk tempat ikan bercumbu.

Pemijahan ikan dapat dilakukan satu-satu atau dalam jumlah besar. Pemijahan dianjurkan karena lebih cepat, lebih ekonomis dan praktis. Komposisi pemijahan antara pejantan dan ikan betina biasanya 1: 5. Tapi jika Anda ragu semua perempuan dibuahi, komposisi dapat diubah 1: 2. Masukkan induk betina pertama di pagi hari.

Kemudian pada sore hari bisa menempatkan induk jantan. Pada pemijahan, tidak semua ikan bertelur pada hari yang sama. Biasanya proses pemijahan dibiarkan berlanjut selama 4-7 hari. Perempuan segera dipisahkan dibuahi ke dalam wadah penetasan.

5. Proses Penetasan Benih

Wadah diisi dengan air bersih bersih dan diberi aerasi. Pemberian aerasi tidak terlalu kuat agar tidak mengganggu larva ikan. Kualitas air harus dijaga dengan mengganti air dengan air yang baru ketiga setiap 1-3 hari. Feeding untuk membendung setiap 2 hari dalam bentuk daphnia atau moina.

Embrio tumbuh dalam perut sampai siap untuk dilahirkan. Panjang kehamilan, mulai dari pemijahan sampai kelahiran berlangsung 3-4 minggu. Ciri-ciri ikan guppy hamil dapat dilihat setelah 2 minggu proses pemijahan. Tanda daerah gelap di bagian bawah anus terdapat tanda bercak kelahiran dan perut sedikit meningkat. Jika tidak ada karakteristik hamil, mengambil indukan untuk pembibitan kembali.

Ikan guppy betina memiliki kemampuan untuk menyimpan sperma dalam tubuhnya. Sehingga perempuan bisa hamil sampai 1-3 kali dalam satu konsepsi. Waktu yang diperlukan dari pertama kehamilan kehamilan berikutnya sekitar 1-5 minggu. Dalam satu kelahiran, ikan guppy dapat menghasilkan 3000-10000 telur akan tetapi telur belum tentu semua menetas sempurna. Remaja harus segera dipindahkan ke pendederan benih. Jika tidak, mungkin kelaparan orang tua makan.

6. Pendederan Benih

Kolam harus ditempatkan di ruang terbuka. Sinar matahari diperlukan untuk membentuk warna yang cemerlang pada ikan guppy. Biasanya mereka menggunakan akuarium berukuran 1 x 1 x 0,5 meter atau 2 x 2 x 0,5 meter sebagai wadah pembibitan. Tambahkan tanaman air seperti hydrilla atau eceng gondok untuk berlindung. Berikan aerasi di akuarium. Isi akuarium dengan air sampai 40 cm. Air perlu diperbarui setiap 3 hari sekali.

7. Pemberian Makanan

Untuk ikan yang baru menetas tidak perlu diberikan makan tambahan terlebih dahulu karena masih terdat sisa makan yang masih menempel di perunya selama kurang lebuh 3-5 hari. Setelah itu, benih dapat diberikan makanan tambahan berupa Artemia ikan (udang-organisme) atau kutu air (Daphnia dan moina) yang telah disaring. Setelah lebih dari 20 hari, dapat di beri kuning telur rebus dan cacing sutra.
.
8. Ikan Siap Dipelihara Dalam Akuarium

Ikan yang sudah berumur 20 hari dapat dibedakan antara pejantan dan betina. Hanya ikan jantan yang dijual sebagai ikan hias. Sedangkan ikan betina yang digunakan sebagai indukan dan istirahat di kadang-kadang. Ikan Guppy bisa dikatakan matang dan mampu bersaing dengan kawanan setelah usia satu bulan.

Keberhasilan budidaya ikan guppy ditentukan oleh jumlah kelahiran ikan jantan. Karena hanya ikan jantan menarik sebagai ikan hias akuarium. Jantan memiliki sirip yang lebar dan warna yang menarik.

9. Penjualan Ikan

Ikan dapat dipasarkan di pasar ikan hias atau melalui media online dan lain-lain untuk mendapat penghasilan dari budidaya ikan hias Ikan Guppy.

Sunday, November 20, 2016

ALAT TANGKAP PURSE SEINE


ALAT TANGKAP PURSE SEINE
I.Definisi purseseine
Purse Seine atau juga sering disebut “pukat cincin” karena alat tangkap ini dilengkapi dengan cincin untuk mana “tali cincin” atau “tali kerut” di lalukan di dalamnya. Fungsi cincin dan tali kerut / tali kolor ini penting terutama pada waktu pengoperasian jaring. Sebab dengan adanya tali kerut tersebut jaring yang tadinya tidak berkantong akan terbentuk pada tiap akhir penangkapan.
Prinsip menangkap ikan dengan purse seine adalah

Pancing kotrek solusi penangkapan yang ramah Lingkungan

Sumber daya ikan indonesia saat ini masih dalam tahap pemulihan. Dengan di larangnya alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti Trawl ( Pukat harimau ), Cantrang, Dogol, Dan arad melalui Permen 02. Pelarangan pelarangan alat tangkap tersebut bukan tanpa penolakan karena dalam pemberlakuan aturan tersebut nelayan kita belum siap untuk mengganti alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. Dan nelayan kita masih ragu ragu dalam menggunakan alat tangkap apa yang setidaknya bisa di gunakan tanpa harus mengeluarkan biaya produksi yang cukup mahal.

Dalam hal ini pancing kotrek adalah salah satu alternatif yang bisa di gunakan nelayan yang terdampak oleh peraturan menteri tentang pelarangan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan tersebut. Pancing Kotrek adalah salah satu jenis rawai. dan pola pengoperasian pancing tersebut bisa secara vertikal maupun horizontal. Dan pancing Kotrek bisa di gunakan untuk menangkap ikan pelagis dan demersal sehingga sangat di anjurkan bagi nelayan yang masih belum menentukan alat tangkap yang ramah limgkungan.